Tampilkan postingan dengan label All about Pekalongan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label All about Pekalongan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 18 Januari 2014

Banjir Pekalongan






Subhanallah..
Baru kali ini merasakan hujan yang luar biasa, tanpa henti di Pekalongan. Sebelum ini, tahun 2002 juga pernah terjadi sampai akhirnya banjir besar dimana-mana, dan mungkin terulang pada tahun ini.

Di rumah, beberapa bagian atap bocor karena tandon ngga mampu menahan banyaknya air, ember tampungan bocor dimana-mana, lap pel dimana-mana,
tapi, kami disini masih lebih beruntung, tidak bias membayangkan mereka diluar sana yang air datang bukan hanya dari atapnya, yang perlahan menggenangi bahkan hampir mengubur rumah-rumah mereka, yang mengharuskan mereka meninggalkan rumah untuk mengungsi, yang untuk sekedar buang air saja susah, ada uang tapi tak mampu makan, belum lagi ancaman sakit dan tersengat listrik..
yaa Allah, lindungilah saudara-saudaraku diluar sana, peluk mereka dengan kehangatanMu..

Bagaimanapun, hujan adalah rahmat, jangan dicela, bisa jadi rahmat ini untuk mengingatkan kita agar lebih bersyukur, lebih dekat lagi kepada sang Maha-Segalanya…



*foto dari berbagai sumber

Rabu, 09 November 2011

Kopi Tahlil



Ya! kopi tahlil.
dinamakan demikian karena awalnya kopi ini adalah sajian untuk acara tahlil, (tahlil adalah acara doa bersama untuk orang yang telah meninggal. red)

nah, karena mungkin rasanya yang unik, maka sebagian orang akhirnya mengkomersialkan kopi tahlil ini. bedanya dengan kopi biasa adalah kopi tahlil dibuat dengan seduhan air jahe dan rempah-rempah lainya, jadi selain agak pahit ada rasa hangat rempah nya juga. saya pernah sih nyoba, cuma karena ngga terbiasa jadi ya ngga nagih juga, hehe, tapi oke kok, apalagi buat nemenin nongkrong dimalam hari, kalau di Jogja ada kopi joss maka di Pekalongan ada kopi tahlil. biasanya disajikan bareng dengan ketan kelapa dan saus gula terpisah. buat orang pekalongan kalau belum nyoba kopi tahlil, bukan orang pekalongan dong :D

suatu saat kalo aku punya warung kopi tahlil, maka akan aku kasih nama : ketika kopi bertahlil, hehehe

Minggu, 25 September 2011

Minggu pagi di Mataram field

       Pekalongan selalu memberikan hiburan tersendiri bagi warganya, salah satu nya adalah yang ada setiap hari ahad pagi di lapangan mataram, kami orang pekalongan menyebutnya party alias pasar tiban, party kedengaranya seperti pesta, mungkin memang benar, karna party ala pekalongan ini selalu menyuguhkan hiburan tersendiri layaknya pesta rakyat. Mungkin di daerah lain kita mengenal sebutan pasar kaget, pasar malam dsb, nah pasar tiban ini kurang lebih demikian.
        Pasar tiban di Pekalongan sudah sangat melekat di masyarakat, ini terbukti setiap desa biasanya mengadakan party seminggu sekali. namun yang ada di lapangan mataram ini jauh lebih padat penjual dan pembeli dibandingkan dengan pasar tiban yang ada di kampung-kampung.


   
   Entah saya sendiri tidak tahu kapan persisnya kegiatan ini dimulai, yang jelas dengan adanya pasar tiban mataram ini menjadi hiburan tersendiri bagi warga pekalongan, betapa tidak, mulai pukul 5.30 lapangan sudah ramai orang lari pagi maupun bersepeda setelah shalat subuh, dari malam harinya pun para penjaja sudah ada sebagian yg berjualan di sekeliling lapangan, sisanya pagi buta mereka membuka lapak dagangan. aneka barang dan makanan dijajakan disana, dari pakaian anak hingga dewasa, aneka macam jilbab, kain, aneka kuliner sarapan pagi hingga arena bermain anak sederhana, bahkan penjual hewan pun ada, jadi saat kita mengitari lapangan dengan tujuan melihat-lihat atau berbelanja, secara tidak langsung kita juga sedang berolahraga, karna lumayan keringetan juga muterin 1 lapangan, hehehe..