Sabtu, 18 Januari 2014

Memilih minyak telon untuk bayi


Mungkin sama seperti saya dulu, para calon ibu muda yang sedang bersiap menanti kelahiran bayinya dan mempersiapkan segala kebutuhan bayi, pasti pengen yang terbaik buat bayinya, saya juga dulu sampe sering googling lo cuma buat sekedar pengen tau produk apa yang baik buat bayi walaupun pada dasarnya semua sama dan tinggal selera si ibu saja. Sampai urusan minyak telon pun saya search “minyak telon yang bagus / baik untuk bayi”. Dan dari situ saya tau bahwa minyak telon mempunyai kadar “panas” masing-masing, tergantung kandungan minyak kayuputih nya.

Dalam minyak telon, ada 3 komposisi minyak di dalamnya yaitu minyak kayuputih (oelum cajuputi), minyak anisi (oelum anisi), dan minyak kelapa (oelum cocos), masing2 juga mempunyai prosentase berbeda.

Tapi coba ibu perhatikan kandungan minyak kayuputih pada setiap merk akan berbeda yang menunjukan tingkat “kepanasan” dalam minyak telon ini. Makin tinggi prosentase minyak kayuputihnya, maka akan lebih panas.

Nah, kalau menurut pengalaman saya pribadi, sebaiknya untuk bayi baru lahir carilah minyak telon yang kandungan minyak kayuputihnya lebih rendah, karena kulit bayi baru lahir masih sangat tipis sekali, dan mengingat minyak telon juga bukan kebutuhan primer (tidak dipakai pun tidak apa-apa, tradisi Indonesia) jadilah saya membeli minyak telon dengan kandungan minyak kayuputih level terendah untuk anak saya selama dua bulan pertama dan naik levelnya sesuai dengan bertambahnya usianya.
Merk nya? Kalau itu sih selera ya bu, tergantung anggaran dan aroma kesukaan, karena walaupun semua minyak telon komposisinya sama tapi tiap merk punya aroma yang berbeda, kalau saya bilang sedep nya lain-lain.

dan ini ada botol bekas minyak telon anak saya sesuai urutan dari yang kadar minyak kayuputihnya Cuma 10%an sampai yang 40%. Saya balik yaa, karena bukan sponsor, hihihi


Jumat, 17 Januari 2014

Balik maning

Haduuuh, lama juga udah ngga nengok blog semenjak sibuk banget ngurus skripsweet saya yang tertunda lama, dan menemukan tambatan sosmed baru bernama instagram *yang ngga perlu nulis panjang lebar karena foto yang akan berbicara* hihihi,
tapi berhubung saya udah ngaku2 bloger tapi blognya sepi banget dan ngga update, hehe, baiklah setelah ini, setelah ngurus anak dan suami blog ini akan bangkit dari kubur kembali, hihihi serem bok..

Jumat, 15 November 2013

B4 *Belanja Batik Bareng Bita

Hari ini pertama kalinya ngajakin bita ke pusat grosir batik, kali ini bukan di grosir batik setono, tapi di IBC, ini juga pertamakalinya aku kesini loh meski rajin banget beli batik.

Jalan-jalan kali ini kita bareng oma sama opa, beliau berdua ini juga hobi banget beli batik, hampir tiap bulan kali wajib ada batik baru, yah alibinya adalah meningkatkan ekonomi masyarakat Pekalongan, hihihi.







Pada dasarnya bita termasuk baby yang seneng banget jalan-jalan, tiap diajak pergi pasti anteng banget, saking antengnya ngga ada suaranya sama sekali, jadi bingung sebenernya dia seneng atau ngga sih, hehe



Rabu, 06 November 2013

Long distance marriage



Siapa sih yang suka menjalani hubungan jarak jauh, apalagi udah 3 tahun ini, tiap hubby mau balik kerja rasanya tuh, aduh, campur aduk, awal-awal nikah malah selalu nangis tiap nganter ke stasiun atau bandara.

Setelah kelahiran Bita, hubby malah yang lebih mellow tiap mau ninggalin kita, ngga berhenti berhentinya nyiumin Bita, hiksss..

Tunggu kami ya ayah, bulan depan kami temanin ayah di Balikpapan :*




Senin, 28 Oktober 2013

Amna, i miss you so... much

Pagi ini disaat cucian udah pada direndem, terdengar bunyi sms masuk, pas dibuka ternyata dari temen SMA yang rempong sedunia : Amna martina yang isinya kurang lebih " mey, lagi apa, sibuk ngga, aku lg di natasha nih, ketemuan yuk.."

Demi apa aku seneng banget, secara udah 9 tahun ngga ketemu semenjak wisuda kelulusan Assalaam, dan yang terakhir kemarin sempat janjian tapi akunya lagi flu berat ampe ngabisin beberapa roll tissue,

Setelah memastikan ada asi perah dan nitip Bita sama assisten2 bidan di rumah, capcus deh akunya, kenapa gk ajak bita? itu karena oma bita melarang banget bita diajak ke keramaian seperti mall yang katanya "mall itu sirkulasi udaranya ngga bagus, banyak orang, ngga tau juga ada yang sakit ngga" oke oma, bita dirumah aja kok, jadilah hari itu me time bangeeet..

Sampe di tempat janjian akhirnya bertemulah kedua teman lama ini,
"amnaaa....!!"
"mey.........!!"
dan kita saling berpelukan
gk ding
cipika cipiki, hehe

setelah dapet tempet mojok buat mencurahkan semua gossip yang ada dan mesen makan minum, ngga lupa kita minta mbak pelayan buat foto kita, karena nanti kita bakal bikin status di medsos abis ketemuan gitu, dan jaman sekaranng berita no foto itu = hoax, hehe

dan ini fotonyaaa... kenapa? ngobrolin apa? rahasia dong, biarlah tempat ini menjadi saksi bisunya, hihihi

Sabtu, 22 Juni 2013

My ASI booster

Selain makan makanan bergizi, aku punya asupan lain untuk kelancaran dan kualitas dan kuantitas ASI ku, dan jadi menu wajib tiap hari loo ...

Sayur daun katuk untuk makan siang

Air rebusan kacang ijo + gula jawa dikit untuk sore hari

Habbatussauda untuk malam hari

Senin, 10 Juni 2013

Bita Alergi Makananku ???

Awalnya ngga ngira kalo Bita alergi sama makanan yang kumakan, lagipula selama ini aku ngga ngerti juga kalo makanan yang dimakan Ibu berpengaruh ke ASI, jadi bukan ASI nya yang bikin alergi tapi makanan ibunya...

Tanda awal bita alergi nampak pada kulitnya yang bruntus terlebih di daerah pipinya, bruntusnya ini kaya jerawat nasi, ku pikir murni dari kulitnya yang sensitif, setelah itu tambah lagi mukosa mulut terutama bibir dan lidahnya putih tebal susu, aku juga heran kan dia minum ASI, kok ASI nya bisa melekat gitu kaya minum sufor, yang ketiga, perubahan warna feses nya yang agak ada ijo nya dan pas kentut ada suara buih nya, sebelumnya juga bita sering banget gumoh dan kentut, nah dari semua ini aku curiga adanya gangguan pencernaannya, mulailah saat itu aku googling, dan ternyata benar, keluhan bita ini termasuk dalam tanda gejala gangguan pencernaan yang penyebabnya bermacam-macam, diantaranya adalah alergi makanan ibu, pas aku inget-inget lagi, dari awal aku minum susu sapi, abis itu ikan laut, telur, kacang tanah... ini jenis makanan penyebab alergi yang biasanya terjadi, nah sekarang tinggal bedain mana yang bikin bita alergi, masa iya semuanya?

hari berikutnya aku ngga makan susu dan kacang sama sekali, dan penebalan putih mukosa mulutnya hilang, ngga muntah, meski kulitnya belum 100% sembuh, jadi sepertinya dari keduanya ini...
untuk telur nya aku mulai ganti daging ayam aja, dan ikan laut diganti ikan air tawar...

dan sepertinya aku juga harus memusnahkan hasil pumping ASI selama beberapa hari ini karena kalo nanti diminumkan gejalanya akan muncul lagi, hiksss sayang yaa...

ini ada beberapa tanda alergi yang nampak pada Bita yang diantaranya:

Kulit berbintik, disertai rasa gatal yang mengakibatkan

bayi sering menggaruk akhirnya lecet dimana mana

mukosa mulut (bibir & lidah) putih

Mata sering memandang keatas